Jumat, 30 September 2016

Professionalism in The Workplace

Selamat siang para pembaca ! pada post kali ini saya akan membahas tentang profesionalisme di tempat kerja.

Sebelumnya, saya akan memberitahu apa definisi dari profesionalisme:

Profesionalisme adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari apra anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan.

Ada beberapa ciri-ciri dari seorang profesionalisme, diantaranya:

- Bekerja di bawah disiplin kerja
- Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati kriteria ideal
- Mampu melakukan pendekatan disipliner
- Mampu bekerja sama
- Cepat tanggap dalam masalah client

Seorang profesionalisme di tempat kerja di berikan tuntutan untuk:

- Tanggung jawab serta dapat menunjukkan semangat dalam pekerjaannya
- Mengetahui bagaimana mencapai hasil yang diharapkan
- Memberikan umpan balik yang sesuai dan tepat waktu kepada rekan kerja dan supervisor
- Menghargai diri sendiri, untuk orang lain dan waktu mereka
- Datang ke tempat kerja dengan sikap dan kinerja yang baik
- Bersikap ramah dan dapat bekerja sama dengan tim
- Dapat menyelesaikan masalah dengan tekun
- Menunjukkan kemauan dan menjadi sukarelawan untuk mempelajari tugas baru

Beberapa kunci penting untuk menjadi seorang profesionalisme di tempar kerja:

- Dapat menjadi contoh untuk orang lain termasuk perilaku, sikap dan hubungan baik dengan rekan kerja
- Dapat menjaga kedatangan tepat waktu
- Berpakaian yang rapi
- Dapat berbicara dengan cara yang tepat kepada setiap pendengar dan tidak meremehkan orang lain
- Mengetahui tentang pekerjaan, organisasi dan yang lainnya
- Bersikap baik dengan setiap orang
- Dapat bekerja dengan baik tanpa tekanan
- Tepat waktu

Selanjutnya, ada interaksi profesional:

- Dapat menghormati rekan - rekan untuk profesioanlisme kerja
- Kuncinya adalah komunikasi
- Seseorang yang mendengarkan dan terbuka untuk ide serta saran dari rekan kerjanya
- Selama bekerja seseorang harus membatasi panggilan telfon, email pribadi, sms, serta percakapan lainnya
- Melakukan tindakan kecil seperti mengucapkan "minta tolong" dan mengucapkan " terima kasih"

Adapun perilaku profesional, antara lain:

- Menjadi profesional juga dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang anda miliki
- Keunggulan adalah kekuatan pendorong profesional
- Mmeberikan usaha yang maksimal tanpa menahan-nahan untuk menyelesaikan tugas
- Tidak mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain

Terdapat juga perilaku profesional, yaitu:

- Dapat membatasi urusan pribadi dengan urusan pekerjaan
- Dapat menghormati privasi orang lain
- Dapat datang tepat waktu saat rapat, menghindari gosip kerja, serta menjawab panggilan telfon dengan sikap yang sopan
- Dapat mematuhi jam kerja yang sudah di tentukan

Dan yang terakhir ada penampilan profesional:

- Pakaian yang rapi dapat mencerminkan diri anda
- Orang-orang memberi tanggapan dari cara anda berpakaian
- Berpakaianlah sesuai aturan yang telah di terapkan oleh kantor anda
- Usahakan jangan menggunakan parfum yang baunya terlalu menyengat

Sekian pembahasan dari saya tentang profesionalisme dalam bekerja, kurang lebihnya mohon maaf ......terimakasih dan selamat membaca ......semoga bermanfaat :)

Sabtu, 24 September 2016

Self Concept and Emotional Intelligence

Selamat siang ! pada postingan kali ini saya akan membahas tentang konsep diri atau self concept dan kecerdasan emosional atau emotional intelligence,

Sebelumnya saya akan memberitahu definisi dari konsep diri:

Konsep diri atau self concept merupakan persepsi individu terkait dirinya dan penilaian diri baik positif maupun negatif terkait fiisk, emosi, serta kecerdasan yang akan berubah-ubah di setiap saatnya.

Ada beberapa dimensi konsep diri, diantaranya:

- Self knowledge atau pengetahuan diri
- Self expectation atau harapan diri
- Social self atau diri yang sosial
- Self evaluation atau evaluasi diri

Konsep diri juga memiliki beberapa komponen seperti:

- Harga diri
- Peran
- Identitas
- Dan citra diri

Pembentukan konsep diri terbagi dalam beberapa tahap:

- Bayi belajar perbedaan diri dari lingkungan di sekitarnya
- Jika kebutuhan dasarnya terpenuhi, maka anak kecil akan memiliki perasaan yang positif
- Seorang anak akan menginternalisasi sikap orang lain terhadap diri sendiri

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi konsep diri, yaitu:

- Pengalaman
- Budaya
- Status kesehatan yang berubah
- Perkembangan pemikiran
- Sumber daya internal  dan eksternal
- Sejarah kesuksesan dan kegagalan
- Krisis atau pemicu kehidupan yang stress
- Penuaan, penyakit, dan trauma

Fungsi konsep diri:

- Mencapai harmonisasi
- Berperan sebagai interpretasi dan pengalaman yang diperoleh
- Harapan untuk menjaga kelangsungan hidup secara harmoni

Adapun ciri-ciri pengenalan diri positif dan negatif, yaitu:

POSITIF:

- Bangga akan yang diperbuat
- Tingkah lakunya mandiri
- Bertanggung jawab
- Antusias terhadap tugas yang menantang

NEGATIF:

- Merendahkan kemampuan diri sendiri
- Menyalahkan orang lain karena kelemahannya
- Mudah frustasi
- Mudah dipengaruhi orang

Selanjutnya, definisi dari kecerdasan emosional:

Kecerdasan emosional atau emotional intelligence (Dapat disingkat dengan EQ)  merupakan kemampuan atau kinerja seseorang dalam mengenali diri, mengendalikan dorongan hati, suasana hati, memotivasi diri, empati, dan kecakapan sosial.

Ada beberapa susunan EQ:
- Self awareness yaitu kepekaan, mengenali dan paham akan diri sendiri terkait kepribadian dan emosi
- Self regulation yaitu kemampuan dalam mengendalikan dan mengarahkan emosi pada situasi yang tepat
- Motivation yaitu senantiasa dapat mengarahkan dan menjaga motivasinya dalam setiap aktifitasnya
- Empathy yaitu memiliki kepekaan pada lingkungan sekitar dan orang lain, sehingga dalam berperilaku tepat seperti situasi yang ada
- Social skills yaitu memiliki keterampilan sosial sehingga dapat berkontribusi dengan tepat dalam sosial kemasyarakatan dan kehidupan

Dan yang terakhir ada beberapa keterampilan sosial:

- Mengidentifikasi dan mengenali perasaan
- Mengungkapkan eprasaan
- Menilai intensitas perasaan
- Menunda pemuasan
- Mengendalikan dorongan hati
- Mengurangi dan mengelola stress
- Mengetahui perbedaan antara perasaan dan tidakkan

sekian penjelasan tentang konsep diri dan kecerdasan emosional dari saya, selamat membaca dan semoga bermanfaat ! :)



Jumat, 16 September 2016

Kepribadian

Pada post kali ini saya akan membahas tentang kepribadian. Kira-kira apa sih pengertian dari kepribadian itu?

Kepribadian atau personality yaitu kebiasaan, tingkah laku seseorang atau cara merespon orang yang terbentuk didalam kita sendiri, karena kepribadian setiap orang pasti berbeda-beda.

Lalu, apa yang membedakan narture dan nurture?

Narture merupakan kepribadian manusia yang di perkirakan terbentuk sejak lahir atau yang dapat disebut dengan terbentuk dengan alami.

Sedangkan nurture merupakan kepribadian manusia yang dianggap terbentuk oleh lingkungannya, karena lingkungan sekitarnya dapat mempengaruhi kepribadiannya.

Berikutnya, terdapat 4 contoh tipologi yang dapat menilai kepribadian seseorang, diantaranya:

1. Attitude: Introvert dan Extrovert
2. Information Gathering: Intuition dan Sensing
3. Decision Making: Thinking And Feeling
4. Structure Orientation: Judging dan Precieving

Apa itu Introvert dan Extrovert?

Introvert merupakan orang yang merasa nyaman dengan lingkungan yang sunyi, tenang, dan jauh dari keramaian.

Sedangkan Extrovert: sangat berbanding balik dengan intorvert, mereka lebih suka keramaian dan dapat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Berikut 4 kategori contoh kepribadian seseorang:

1. Koleris merupakan kepribadian seseorang yang tegas dan memiliki pendirian yang kuat
2. Sanguinis merupakan kepribadian seseorang yang ramah, bersahabat dan lebih suka berbicara di depan banyak orang
3. Melankolis merupakan kepribadian seseorang yang disiplin, rela berkorban dan juga berbakat namun kurang bermasyarakat
4. Plegmatis merupakan kepribadian seseorang yang tidak peduli, terkesan cuek dan humoris

Sebagai orang yang bekerja di industri sangat penting untuk ramah, murah senyum, respect, dan memperlakukan orang dengan sopan. Ketika anda dapat melakukan itu semua maka para tamu akan merasa sangat senang dan puas, serta dapat meningkatkan penghargaan.

Ada 4 macam tipe wisatawan, antara lain:

1. Drifter merupakan wisatawan yang ingin pergi ke tempat-tempat yang belum pernah di kunjunginya
2. Explorer merupakan wisatawan yang mengatur perjalanannya sendiri dan kurang suka berwisata ke tempat yang sudah umum
3. Individual merupakan wisatan yang menyerahkan perjalanannya ke pada biro atau agen perjalanan wisata
4. Organized Mass Tourist merupakan wisatawan yang hanya ingin berwisata ke tempat-tempat yang sudah terkenal

Ada beberapa hal yang dapat membedakan wisatawan pria dan wanita, yaitu:

Pria: cepat mengambil keputusan, praktis dan juga cepat
Contoh: ketika ingin membeli sesuatu pasti akan langsung menuju ke toko yang menjual barang yang diinginkannya

Wanita: tidak mudah terhasut oleh jasa pelayanan dan berpikir dulu sebelum mengambil keputusan
Contoh: membeli pakaian atau alat kosmetik yang pas dengannya, terkadang jika melihat barang yang diskon atau murah pasti akan membelinya

sekian penjelasan tentang kepribadian dari saya, selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Jumat, 09 September 2016

Psikologi Pelayanan

Pada postingan blog ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai psikologi dan pelayanan yang ada di indonesia beserta contoh dalam psikologi dan pelayanan. Apa saja hal yang berhubungan dengan pariwisata? ada pun salah satu dari itu merupakan psikologi dan pelayanan. 


Sebelumnya, mari kita bahas apa itu pengertian dari Psikologi dan Pelayanan:


Apa sih yang di maksud dengan Psikologi?
Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari sifat, tingkah laku atau attitude seseorang dan juga hidup jiwa manusia.

Dan apa sih yang dimaksud dengan Pelayanan?
Pelayanan merupakan service atau interaksi seseorang yang berusaha untuk memberi dan memenuhi segala kebutuhan yang di butuhkan oleh pelanggan dengan sikap yang baik, ramah dan sopan.


Selanjutnya, saya akan memberikan beberapa contoh kasus dalam psikologi pelayanan yang harus dapat di tangani:

1. Responsibility, ini merupakan hal yang penting bagi seorang tour guide kepada para wisatawan karena jika anda memberikan tanggung jawab yang penuh maka wisatawan akan merasa nyaman, senang dan kagum dengan perlakuan juga rasa tanggung jawab anda.
2. Orang sakit, pada hal ini setiap wisatawan pasti ada yang merasakan mual, tidak enak badan, dan sebagainya. Oleh sebab itu seorang tour guide harus menyiapkan beberapa barang yang berhubungan dengan kesehatan seperti kotak P3k, obat-obatan tertentu, dan yang lainnya.

3. Best service, dalam hal ini anda harus dapat memberikan pelayanan terbaik anda untuk para wisatawan yang mengikuti tour anda. sebaiknya buatlah para wisatawan nyaman dan senang dengan pelayanan anda.

4. Tamu yang lapar, ketika seorang wisatawan merasa kelaparan sebaiknya sebagai seorang tour guide anda dapat menyiapkan dan menyajikan makanan dan juga ada baiknya sebelum memulai tour anda menyiapkan makan pagi dan pada saat sampai di tempat peristirahatan anda dapat menyiapkan makan malam.


Itulah beberapa contoh bagaimana cara seorang tour guide untuk memberikan service atau pelayanan yang baik kepada para wisatawan.

Adapun beberapa keahlian yang harus dimiliki oleh setiap tour guide, di antaranya:

1. Dapat menguasai informasi tempat yang sedang di tuju, mendalami sejarah-sejarah yang ada di tempat tersebut serta dapat mengetahui apa saja wisata kuliner yang ada di tempat tersebut.

2. Dapat mengatur jadwal kepergian, beristirahat, serta kepulangan, oleh karena itu disarankan mengatur jadwal secara efisien.

3. Dapat mengatur waktu kemana tujuan perjalanan, sampai jam berapa berada di tempat itu lalu pergi ke tempat lainnya serta kapan waktu untuk membeli merchandise atau souvenir.

4. Dapat memberikan service atau pelayanan yang dapat membuat wisatawan puas dan bersikap ramah serta murah senyum.

sekian penjelasan dari saya mengenai Psikologi dan pelayanan serta beberapa contoh psikologi pelayanan di lingkungan sekitar yang dapat saya sampaikan, terima kasih ! semoga bermanfaat :)