Minggu, 04 Desember 2016

Conflict Handling Styles

Selamat sore para pembaca, pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang conflict handling styles atau cara menagani suatu konflik. Dalam menangani sebuah konflik anda memiliki gaya-gaya sendiri untuk mengelola konflik yang akan saya jelaskan di bawah ini.

MENGHINDARI
Karakteristik :

- Menghindari konflik dan berharap konflik tersebut akan berlalu
- Meletakkan masalah dalam pertimbangan atau ditahan

Hal ini dapat digunakan pada saat:

- Menyelesaikan hal yang sepele atau tidak penting
- Mempersilahkan seseorang untuk menyelesaikan masalahnya
- Meyakinkan orang lain untuk mengatasi situasi

KOMPETISI
Karakteristik :

- Membuat situasi win - lose
- Menggunakan kekuasaan
- Memaksa penyerahan

Hal ini dapat digunakan pada saat:

- Permasalah penting untuk kesejaterahan kekuasaan
- Melawan orang yang mengambil keuntungan dari orang-orang yang non kpmpetetif

KOMPROMI
Karakteristik :

- Negosiasi
- Membuat perjanjian

Hal ini dapat digunakan pada saat:

- Untuk mencapai penyelesaian yang bersifat sementara
- Untuk mendapatkan solusi dibawah tekanan waktuAKOMODASI

AKOMODASI
Karakteristik :

- Memberikan jalan
- Pengajuan dan pemenuhan

Hal ini dapat  digunakan pada saat :

- Menemukan bahwa dirimu salah
- Persoalan lebih penting dari dirimu sendiri
- Tetap berkooperasi
- Membiarkan anggota tim untuk belajar dari kesalahan

Sekian penjelasan saya tentang conflict handling styles, kurang lebihnya mohon maaf ..........selamat membaca dan semoga bermanfaat !

Jumat, 25 November 2016

Complaint As A Gift

Selamat sore para pembaca, pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang complaint as a gift atau yang dapat kita sebut komplain merupakan suatu hadiah.

Apa yang dimaksud dengan Komplen atau Keluhan?

Keluhan merupakan suatu ekspresi yang dibuat seseorang terhadap suatu organasisasi, yang terkait dengan produk atau proses penanganan dari keluhan itu sendiri. Dimana respons nya tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh tamu.

Selanjutnya, terdapat beberapa contoh kasus keluhan:

- Pelayanan seorang pelayan kepada customer yang lambat
- Rasa makanan yang tidak enak
- Kamar hotel kurang bersih serta AC tidak menyala
- Kemacetan lalu lintas yang mengakibatkan terganggunya perjalanan
 
(Salah satu alasan mengapa tamu komplain yaitu tidak terpenuhinya kebutuhan mereka)

Berikutnya, ada beberapa alasan untuk mengetahui kebutuhan yang tamu inginkan:

- 68% tamu anda akan pergi karena tidak terpenuhinya kebutuhan
- Menghabiskan 5x lebih banyak untuk memperoleh tamu baru daripada mempertahankan tamu lama
- Untuk lebih mengundang banyak tamu baru atau mempertahankan tamu lama
- Mengetahui bagian mana yang harus di perbaiki dan mengetahui bagaimana cara memperbaikinya

Lalu, terdapat juga beberapa reaksi normal penerima komplain: 

- Mengabaikan keluhan atau komplain
- Defensif
- Marah
- Kekhawatiran kehilangan reputasi
- Merasa jengkel dan membuang-buang waktu

Terdapat juga sifat tamu: 

- Kurangnya keterampilan sosial dalam berkomunikasi
- Gugup
- Keras Kepala
- Egois
- Gampang emosi
- Kurang memahami batas aturan
- TIdak sopan

Dan yang terakhir prinsip-prinsip yang mendasari komplain yang dianggap sebagai hadiah:

- Terdapat 2 pesan yang terkandung dalam komplain
- Para tamu memiliki 2 kebutuhan yang terpisah sebagai individual dan kebutuhan yang berkaitan dengan keluhan itu sendiri
- Manfaat dari pemulihan pelanggan lama jauh lebih besar daripada menarik pelanggan lain yang baru
- Kebanyakkan pelanggan sangat jujur

Sekian penjelasan saya tentang complaint as a gift, kurang lebihnya mohon maaf ......selamat membaca dan semoga bermanfaat !

Minggu, 20 November 2016

Pelayanan Prima

Selamat sore para pembaca, pada postingan kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang pelayanan prima dan menganalisis film yang berjudul "Remember the titans" karena pada saat mata kuliah psikologi pelayanan dosen saya membahas tentang film ini .....ini merupakan film yang cukup menarik dan mengajarkan untuk tidak memandang ras seseorang, team work, dan kekeluargaan.

Sebelumnya apa itu pelayanan prima?
Pelayanan prima merupakan salah satu usaha yang dilakukan seorang pelayan untuk melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan kepuasaan kepada pelanggan serta dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, baik yang berupa produk barang atau jasa.

Selanjutnya saya akan ringkasan dari film di atas:

Film ini berlatar belakang di sekolah yang bernama T. C. William High School dan sebuah asrama. Pada film ini terdapat seorang coach berkulit hitam yang bernama Herman Boone yang berusaha untuk menyatukan anak-anak berkulit putih dan berkulit hitam dalam sebuah permainan Rugby. Sekolah T. C. Williams High School merupakan sekolah yang hanya di huni oleh siswa dan siswi berkuliat putih saja, sekolah ini juga merupakan sekolah pertama di virginia yang dapat menyatukan anak-anak berkulit putih dan hitam. untuk melakukan itu semua coach boone membawa mereka ke sebuah asrama dan disana mereka di latih untuk saling mernghargai perbedaan ras, kerja sama, dan rasa kekeluargaan yang tinggi, walaupun awalnya para siswa berkulit putih tidak mau berteman dengan siswa berkulit hitam lalu mereka sering bertengkar namun lama kelamaan mereka dapat bersatu dan berlatih sungguh-sungguh untuk pertandingan rugby yang pada akhirnya mereka dapat  memenangkan lomba itu. Namun suatu hari saat mereka sedang merayakan kemenangan mereka, salah satu teman mereka hyang bernama Gerry Bertier terlibat kecelakaan mobil yang mengakibatkan dirinya lumpuh dan meninggal 10 tahun kemudian.

Lalu apa hubungannya film ini dengan layanan prima ?
Hubungannya adalah Para coach terutama coach boone dapat melatih para siswa dengan sabar walaupun kadang coach boone agak terpancing emosi tetapi dia tetap mau melatih mereka, coach boone pun dapat melakukan mereka secara adil tanpa pengecualian, Walaupun awalnya para siswa berkulit putih membenci dia tapi dia tetapmenganggap para siswa itu sama sehingga dia terus melatih para siswa dan dapat membuat para siswa menjadi juara rugby.

Sekian penjelasan saya tentang pelayanan prima dan hubungannya dengan film "remember the titans", kurang lebih nya mohon maaf ......terima kasih dan selamat membaca !

Jumat, 04 November 2016

Communication At Workplace

Selamat sore semuanya, pada postingan kali ini saya akan membahas tentang komunikasi pada tempat kerja.

Sebelumnya saya akan memberitahu apa yang dimaksud dengan komunikasi

Komunikasi adalah suatu proses pertukaran perasaan, ide, dan informasi yang di lakukan antara seseorang dengan lawan bicaranya, kelompok, atau masyarakat. komunikasi dapat dilakukan dengan cara berbicara, menulis ataupun dengan kebiasaan.

Lalu apa saja peran komunikasi di tempat kerja?

- Dapat menciptakan kepuasan kerja
- Menyelesaikan konflik
- Meningkatkan produktivitas
- Pembentukan hubungan

Selanjutnya, komunikasi dapat terjadi apabila seorang yang mengajak berbicara mendapatkan respon atau umpan balik dari lawan bicaranya. komunikasi terbagi menjadi verbal dan non verbal tetapi 80% komunikasi terjadi dengan non verbal.

Berikutnya, terdapat beberapa unsur-unsur dari komunikasi antara lain:

- Komunikator
- Media
- Efek
- Pesan
- Penerima
- Umpan balik

Adapun beberapa manfaat hambatan pada komunikasi yaitu:

- Hambatan mekanis
  Gangguan yang terjadi akibat penyampaian informasi yang di berikan
- Hambatan biogenetis
  Gangguan yang terjadi akibat adanya kerusakan pada panca indra atau syaraf
- Hambatan semantik
  Gangguan yang terjadi akibat kurangnya pemahan akan bahasa
- Hambatan antropologis
  Gangguan yang terjadi akibat perbedaan budaya atau ras

Sekian pembahasan dari saya tentang komunikasi pada tempat kerja, kurang lebihnya mohon maaf ......terimakasih dan selamat membaca ......semoga bermanfaat :)

Sabtu, 08 Oktober 2016

Ethics in workplace

Selamat sore para pembaca ! pada postingan kali ini saya akan membahas tentang etika di tempat kerja.

Apa itu etika dalam pekerjaan??

Etika adalah kumpulan nilai-nilai dan perilaku yang membuat orang merasa bermoral. 

Selanjutnya, ada beberapa standar etika dalam perkejaan yaiut:

- Standar untuk menjadi sukses pada karir yaitu anda harus mempunyai dalam bidang tersebut dan etika kerja yang baik

- Berikutnya, terdapat 10 standar pelaksaan etika di tempat kerja:

1. Kehadiran
- Kehadiran 90% atau lebih sesuai jumlah yang di tentukan
- Tidak terlambat lebih dari 8 kali selama 6 minggu
- Beritahu instruktur sebelum merencanakan absen atau keterlambat
- Bersiap untuk kerja dengan membaca berkas-berkas dan menyelesaikan tugas
- Memulai dan mengakhiri pekerjaan sesuai harapan
- Gunakan waktu kerja dengan baik

2. Karakter
- Menunjukkan usaha dan komitmen yang tinggi untuk melakukan dan menyelesaikan pekerjaan
- Agar jujur dalam situasi apapun
- Mendemonstrasikan kepercayaan dan sikap bertanggung jawab

Kejujuran:
- Kejujuran itu sangat berharga
- Menjadi jujur tidak selalu lebih dari hanya sekedar mendapatkan "sesuatu"

3. Kerja sama 
- Dapat mendorong dan mengfasilitaskan kerja sama, kebanggaan, kepercayaan, identitas grup
- Membangun komitmen dan semangat team
- Menghormati hak orang lain
- Menghormati privasi seseorang
- Kerja sama team

4. Penampilan
- Berpakaian rapi dan bersih
- Melatih kebersihan pribadi
- Memakai pakaian yang cocok dengan pekerjaan 
- Menggunakan kata-kata dan etika yang tertulis

5. Sikap
- Mengdemonstrasi sikap yang positif
- Menunjukkan sikap hyang percaya diri
- Menunjukkan kemampuan untuk bekerjasama dan dapat menerima kritikan yang membangun
- Menetapkan harapan yang realitas

6. Produktivitas
- Mengikuti arahan dan prosedur
- Mengamati kebijakan yang ditetapkan
- Menjaga peralatan dan perlengkapan
- Menjaga area pekerjaan rapih dan bersih
- Menghemat bahan
- Tetap pada tugas dan memanfaatkan waktu secara konstruktif

7. Keterampilan organisasi
- Prioritas, mengatur waktu, dan mengatur stress secara efektif
- Menunjukan fleksibilitas dalam beradaptasi dengan perubahan

Teknik mengatur waktu:
  meminta bantuan
- Beberapa orang takut untuk meminta bantuan
- Takut terlihat bodoh dan pengganggu
- Bantuan dapat datang dalam berbagai hal

Teknik mengatur jadwal
- Mengukur apa yang anda lakukan
- Menyimpan kalender pada saku atau tempel di tembok
- Menandai aktivitas sesuai tanggal

8. Komunikasi
- Menyampaikan informasi yang akurat kepada orang lain secara profesional dan sopan 
- Mendengarkan orang dengan perhatian yang penuh
- Menampilkan keterampilan non verbal dan lisan yang tepat

9. Kerja sama
- Menunjukkan kepedulian untuk memperlakukan orang dengan adil dan merata
- Menunjukkan kemampuan dalam memimpin
- Dapat memecahkan masalah
- Mempertahakan hubungan yang baik kepada supervisor dan rekan

10. Menghargai
- Memperlakukan instruktur, staf, dan sesama siswa dengan hormat, sopan, dan bijaksana
- Tidak terlibat dalam pelecehan apapun
- Mengetahui definisi hukum dari pelecehan seksual
- Menangani dengan tepat dengan keragaman budaya dan ras

Sekian pembahasan etika di tempat kerja dari saya .....terimakasih dan selamat membaca ! semoga bermanfaat :)

Jumat, 30 September 2016

Professionalism in The Workplace

Selamat siang para pembaca ! pada post kali ini saya akan membahas tentang profesionalisme di tempat kerja.

Sebelumnya, saya akan memberitahu apa definisi dari profesionalisme:

Profesionalisme adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari apra anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan.

Ada beberapa ciri-ciri dari seorang profesionalisme, diantaranya:

- Bekerja di bawah disiplin kerja
- Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati kriteria ideal
- Mampu melakukan pendekatan disipliner
- Mampu bekerja sama
- Cepat tanggap dalam masalah client

Seorang profesionalisme di tempat kerja di berikan tuntutan untuk:

- Tanggung jawab serta dapat menunjukkan semangat dalam pekerjaannya
- Mengetahui bagaimana mencapai hasil yang diharapkan
- Memberikan umpan balik yang sesuai dan tepat waktu kepada rekan kerja dan supervisor
- Menghargai diri sendiri, untuk orang lain dan waktu mereka
- Datang ke tempat kerja dengan sikap dan kinerja yang baik
- Bersikap ramah dan dapat bekerja sama dengan tim
- Dapat menyelesaikan masalah dengan tekun
- Menunjukkan kemauan dan menjadi sukarelawan untuk mempelajari tugas baru

Beberapa kunci penting untuk menjadi seorang profesionalisme di tempar kerja:

- Dapat menjadi contoh untuk orang lain termasuk perilaku, sikap dan hubungan baik dengan rekan kerja
- Dapat menjaga kedatangan tepat waktu
- Berpakaian yang rapi
- Dapat berbicara dengan cara yang tepat kepada setiap pendengar dan tidak meremehkan orang lain
- Mengetahui tentang pekerjaan, organisasi dan yang lainnya
- Bersikap baik dengan setiap orang
- Dapat bekerja dengan baik tanpa tekanan
- Tepat waktu

Selanjutnya, ada interaksi profesional:

- Dapat menghormati rekan - rekan untuk profesioanlisme kerja
- Kuncinya adalah komunikasi
- Seseorang yang mendengarkan dan terbuka untuk ide serta saran dari rekan kerjanya
- Selama bekerja seseorang harus membatasi panggilan telfon, email pribadi, sms, serta percakapan lainnya
- Melakukan tindakan kecil seperti mengucapkan "minta tolong" dan mengucapkan " terima kasih"

Adapun perilaku profesional, antara lain:

- Menjadi profesional juga dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang anda miliki
- Keunggulan adalah kekuatan pendorong profesional
- Mmeberikan usaha yang maksimal tanpa menahan-nahan untuk menyelesaikan tugas
- Tidak mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain

Terdapat juga perilaku profesional, yaitu:

- Dapat membatasi urusan pribadi dengan urusan pekerjaan
- Dapat menghormati privasi orang lain
- Dapat datang tepat waktu saat rapat, menghindari gosip kerja, serta menjawab panggilan telfon dengan sikap yang sopan
- Dapat mematuhi jam kerja yang sudah di tentukan

Dan yang terakhir ada penampilan profesional:

- Pakaian yang rapi dapat mencerminkan diri anda
- Orang-orang memberi tanggapan dari cara anda berpakaian
- Berpakaianlah sesuai aturan yang telah di terapkan oleh kantor anda
- Usahakan jangan menggunakan parfum yang baunya terlalu menyengat

Sekian pembahasan dari saya tentang profesionalisme dalam bekerja, kurang lebihnya mohon maaf ......terimakasih dan selamat membaca ......semoga bermanfaat :)

Sabtu, 24 September 2016

Self Concept and Emotional Intelligence

Selamat siang ! pada postingan kali ini saya akan membahas tentang konsep diri atau self concept dan kecerdasan emosional atau emotional intelligence,

Sebelumnya saya akan memberitahu definisi dari konsep diri:

Konsep diri atau self concept merupakan persepsi individu terkait dirinya dan penilaian diri baik positif maupun negatif terkait fiisk, emosi, serta kecerdasan yang akan berubah-ubah di setiap saatnya.

Ada beberapa dimensi konsep diri, diantaranya:

- Self knowledge atau pengetahuan diri
- Self expectation atau harapan diri
- Social self atau diri yang sosial
- Self evaluation atau evaluasi diri

Konsep diri juga memiliki beberapa komponen seperti:

- Harga diri
- Peran
- Identitas
- Dan citra diri

Pembentukan konsep diri terbagi dalam beberapa tahap:

- Bayi belajar perbedaan diri dari lingkungan di sekitarnya
- Jika kebutuhan dasarnya terpenuhi, maka anak kecil akan memiliki perasaan yang positif
- Seorang anak akan menginternalisasi sikap orang lain terhadap diri sendiri

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi konsep diri, yaitu:

- Pengalaman
- Budaya
- Status kesehatan yang berubah
- Perkembangan pemikiran
- Sumber daya internal  dan eksternal
- Sejarah kesuksesan dan kegagalan
- Krisis atau pemicu kehidupan yang stress
- Penuaan, penyakit, dan trauma

Fungsi konsep diri:

- Mencapai harmonisasi
- Berperan sebagai interpretasi dan pengalaman yang diperoleh
- Harapan untuk menjaga kelangsungan hidup secara harmoni

Adapun ciri-ciri pengenalan diri positif dan negatif, yaitu:

POSITIF:

- Bangga akan yang diperbuat
- Tingkah lakunya mandiri
- Bertanggung jawab
- Antusias terhadap tugas yang menantang

NEGATIF:

- Merendahkan kemampuan diri sendiri
- Menyalahkan orang lain karena kelemahannya
- Mudah frustasi
- Mudah dipengaruhi orang

Selanjutnya, definisi dari kecerdasan emosional:

Kecerdasan emosional atau emotional intelligence (Dapat disingkat dengan EQ)  merupakan kemampuan atau kinerja seseorang dalam mengenali diri, mengendalikan dorongan hati, suasana hati, memotivasi diri, empati, dan kecakapan sosial.

Ada beberapa susunan EQ:
- Self awareness yaitu kepekaan, mengenali dan paham akan diri sendiri terkait kepribadian dan emosi
- Self regulation yaitu kemampuan dalam mengendalikan dan mengarahkan emosi pada situasi yang tepat
- Motivation yaitu senantiasa dapat mengarahkan dan menjaga motivasinya dalam setiap aktifitasnya
- Empathy yaitu memiliki kepekaan pada lingkungan sekitar dan orang lain, sehingga dalam berperilaku tepat seperti situasi yang ada
- Social skills yaitu memiliki keterampilan sosial sehingga dapat berkontribusi dengan tepat dalam sosial kemasyarakatan dan kehidupan

Dan yang terakhir ada beberapa keterampilan sosial:

- Mengidentifikasi dan mengenali perasaan
- Mengungkapkan eprasaan
- Menilai intensitas perasaan
- Menunda pemuasan
- Mengendalikan dorongan hati
- Mengurangi dan mengelola stress
- Mengetahui perbedaan antara perasaan dan tidakkan

sekian penjelasan tentang konsep diri dan kecerdasan emosional dari saya, selamat membaca dan semoga bermanfaat ! :)